Skip to content

Nifakologi al-Qur’an: Mu’min, Kafir dan Munafik

December 18, 2012

Oleh : Irfan Afandi, MSI

Allah Berfirman dalam Qs. al-Baqoroh : 6,

Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian” pada hal mereka itu sesungguhnya mereka bukan orang-orang yang beriman.

Imam Mujahid seorang perowi hadis terkenal dari masa sahabat pernah menafsirkan 20 ayat pertama dari surat al-Baqarah. Ia berkata “empat ayat dari surat ini (al-Baqarah) diturunkan (untuk menerangkan) golongan mukmin, dua ayat setelahnya menerangkan tentang golongan kafir kemudian 13 ayat selanjutnya menerangkan tentang golongan orang munafik”.

Dengan pertimbangan periwayat hadis tersebut, ar-Razi seorang penafsir terkenal membagi manusia dalam al-Qur’an menjadi tiga golongan, pertama, golongan yang beriman kepada Allah dan rasulullah yang kemudian disebut dengan mukmin. Kedua, adalah kelompok manusia yang mengingkari untuk beriman kepada Allah dan rasulnya yang kemudian disebut golongan kafir. Sedangkan ketiga, adalah kelompok orang yang pada sisi lahirnya menampakkan keimanan kepada Allah dan rasulullah tetapi sebenarnya sisi bathiniyyahnya mengingkarinya yang kemudian disebut dengan munafik. Secara historis ke duapuluh ayat di atas merupakan ayat-ayat yang diturunkan pada saat awal mula Rasulullah berhijrah di Madinah.

Tujuan khusus dari ayat-ayat tersebut diturunkan untuk memberi gambaran peta masyarakat Madinah pasca hijrah. Hal ini sangat diperlukan oleh nabi Muhammad mengingat beliau dan para sahabatnya merupakan pendatang dan penduduk baru di kota Madinah. Untuk itulah, beliau memerlukan gambaran umum tentang bagaimana keadaan masyarakat Madinah sehingga ia dapat menentukan langkah politis untuk mengembangkan dakwah islamiyyah. Sedangkan tujuan umum dari ayat tersebut adalah memberi pengetahuan tentang karakter-karakter manusia dalam satu masyarakat tertentu.

Dalam ayat tersebut ditunjukkan bahwa orang yang beriman harus memenuhi beberapa syarat pertama, harus menyatakan persyaksian atas kebenaran Muhammad sebagai utusan Allah, kedua, harus bersedia mendirikan shalat, ketiga, bersedia mengeluarkan sebagain hartanya untuk berzakat. Keempat, harus mengimani al-Qur’an dan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya sebagai kitab Allah, dan kelima harus menyakini keberadaan kehidupan dia akhirat. Sedangkan kafir adalah pertama, golongan orang yang tidak bersedia mengakui Muhammad sebagi utusan Allah. kedua, golongan orang yang telah dikunci hatinya oleh Allah untuk tidak beriman, dan yang ketiga, golongan orang yang akan dimasukkan neraka untuk selama-lamanya.

Sedangkan golongan yang terakhir yakni munafik adalah pertama, orang yang secara lisan menyatakan keberimannnya kepada Allah dan rasulnya tetapi sebenarnya dia tidak beriman. Kedua, orang yang mempunyai dalam penyakit hati sehingga ia selalu mempunyai akhlaq yang buruk, ketiga, orang yang suka membuat kerusakan, keempat orang yang suka menghina keimanan orang lain dan mengatakannya bodoh. Kelima, orang yang berwajah dua; kalau berkumpul dengan orang mukmin mereka mengaku sebagai mukmin tetapi apabila berkumpul dengan kafir mereka mengaku berada di fihak golongan kafir.

Dari ketiga pembagian tersebut, dapat dilihat bagaimana al-Qur’an membuat klasifikasi sosiologis, ini sangat berguna sebagai pegangan orang yang beriman, bukan untuk memojokkan orang lain, tetapi untuk menciptakan definisi kehidupan yang jelas.

Irfan Afandi, MSI : adalah Mahasiswa Pasca Sarjana Uneversitas Negeri Jember (Unej); pegiat studi al-Qur’an dan Hadis; Pegiat Nifakologi Qur’an; staf pengajar di STAI Ibrahimy, Genteng-Banyuwangi

From → Munafikologi

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: